Keturunan Raja-Raja itu
Sunday, March 30th, 2008
Keturunan Raja-Raja itu pongah berkata, "Dia adikku, bukan adik kau". Perempuan tidak ada hak bicara di rumah ini. Ini rumah marga A, lain dari marga A tidak bisa bicara di rumah ini, termasuk mamak (panggilan orang tua perempuan untuk suku Batak). Itulah kata2 yang ke luar dari mulut laki-laki keturunan Raja-Raja Batak itu, untuk saudara perempuannya dan ibunya.
Ibunya yang melahirkannya dan perempuan yang terlahir sama dari rahim perempuan yang sama. Siapa terlahir perempuan, siapa terlahir laki-laki?
Rajaku Rajaku Rajaku.. Belahan jiwaku, Nabiku, Tuhanku.. Adakah kehendak menjadi perempuan begitu salah?
